Rabu, 17 Agustus 2016

Tak Cukup Sekedar Maaf

Empat tahun bukan waktu yang sebentar untuk seseorang menjalani hidupnya.
Apalagi untuk suatu hubungan bersama sang kekasih.
Bukan hal yang ganpang pula untuk lupakan semua.

Bukan alasan yang khusus ketika meninggalkan.
Hanya mengingat akan agama yang aku pegang.
Aku memang bukan seorang yang terlalu 'khusyuk' menjalankan agama.
Tapi aku tersadar jika 'aku ingin khusyuk dalam menjalankan agamaku'.
Entah mungkin ini terlalu bulshit.

Aku tau, hal ini lebih jahat ketimbang aku bercumbu dengan yang lain.
Karna ketika it gone, perasaan ga cukup dengan dicuci saja.

Aku sadar aku menyakitimu.
Tapi aku juga sadar aku juga menyakiti agamaku.

Aku tak tau lagi harus melakukan apa.
Aku masih menginginkanmu.
Kamu pun iya.

Maafkan caraku yang terlalu anarki.
Bad reputated for me is a solusition.
Jujur aku kurang bisa mengendalikan diriku untuk tidak kembali padamu.
Maka inilah jalan keluarnya.

Kamu pasti membenci diriku.
Tetapi itu yang aku inginkan.

:)

2 komentar: