Minggu, 21 Juli 2019

Aku yang membosankan.

Merasa aku membosankan saja. Tidak menarik.

Ayah sampai terheran bertanya padaku sebenernya aku pengen jadi apa. Rasa ambisius terhadap cita-cita serasa tak ada.

Aku merasa hal ini terjadi padaku semenjak aku tau bahwa aku berpenyakit autoimun, yang ternyata memang tidak bisa sembuh.

Aku merasa percuam melakukan semuanya jika akhirnya nantinya aku pasti sakit lagi.

Entah kenapa dengan sakitkuu yang terakhir aku tak punya semangat seperti setelah sakitku serangan pertama dan kedua. Aku merasa yaudah jalanin aja hidup yang ada. Jadi apa aja. Yang biasa aja. Ge perlu muluk, yang penting aku hidup.



Aku sadar sebenernya aku ga boleh seperti ini. Aku ga boleh suudzon terhadap takdir Allah. Tapi aku bingung aku harus bagaimana. Merasa ga punya trigger untuk berlaku layaknya anak muda yang punya semangat yang tak pernah luntur....


Sampai sejauh iniii belum ada yang membuatku lebih semangat mengejar cita-cita. Parah. Durhaka! Orang tua tidak kujadikan sebagai alasan aku tetap semangat berjuang menjadi seorang anak yang membanggakan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar